Batu Sudah Terguling! Kubur Sudah Kosong! Yesus Sudah Bangkit!

Saya tidak tahu sudah berapa banyak kali anda merayakan Paskah, tetapi walaupun begitu, seringkali yang ada dalam pikiran kita adalah Yesus belum bangkit, masih ada di dalam kubur. Padahal batu sudah terguling! Kubur sudah kosong! Yesus sudah bangkit! (Markus 16:1-8).

Batu Sudah Terguling! Kubur Sudah Kosong! Yesus Sudah Bangkit!
Batu Sudah Terguling! Kubur Sudah Kosong! Yesus Sudah Bangkit!

Sama seperti Maria Magdalena dan perempuan lainnya, pada hari Paskah waktu itu, mereka pergi ke kubur Yesus untuk meminyaki dan meratapi mayat Yesus, walaupun mereka sudah mendengar berulang-ulang Yesus mengatakan bahwa pada hari Paskah itu Ia akan bangkit. Mereka pergi untuk ‘beribadah’ di kubur Yesus sama seperti kebanyakan orang Kristen saat ini.

Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?” (Markus 16:3)

Dalam pikiran mereka Yesus belum bangkit, batu yang besar menutup kubur Yesus, siapa yang akan menggulingkannya? Itulah juga yang ada dalam pikiran kebanyakan orang Kristen. Masih ada batu besar yang belum terguling yang membuat mereka tidak bisa melihat kuasa kebangkitan Yesus.

Jika anda mengalami hal itu, anda harus melihat lebih dekat lagi, dan ketahuilah: “Batu sudah terguling! Kubur sudah kosong! Yesus sudah bangkit!”

“Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling” (Markus 16:4).

Menggambarkan apakah batu besar itu?

1. Segala sesuatu yang menghambat kita untuk berjumpa dengan Yesus yang hidup.
Batu itu menjadi penghambat untuk para perempuan berjumpa dengan Yesus, tetapi batu itu sudah terguling. Sekarang tidak ada lagi yang menghalangi mereka untuk berjumpa dengan Yesus, bahkan kini mereka dapat berjumpa dengan Yesus yang sudah bangkit, bukan Yesus yang mati.

Batu sudah terguling! Kubur sudah kosong! Yesus sudah bangkit! Tidak ada lagi yang dapat menghalangi kita untuk berjumpa dengan Yesus yang hidup, yang sudah bangkit.

2. Segala sesuatu yang mustahil yang selama ini menghantui hidup kita.
Batu itu sangat besar dan dicap dengan meterai kerajaan Roma, jadi mustahil ada yang dapat menggulingkannya. Karena jika ada yang berani menggulingkannya akan berhadapan langsung dengan pemerintahan Roma yang berkuasa pada waktu itu. Tidak ada manusia yang dapat menggulingkannya, tetapi Tuhan bisa!

Batu sudah terguling! Kubur sudah kosong! Yesus sudah bangkit! Tidak ada lagi kemustahilan yang dapat menghalangi hidupmu! Kuasa kebangkitan Yesus telah menghancurkan segala tembok kemustahilan yang ada!

3. Segala sesuatu yang menghambat kita untuk bangkit dan merepresentasikan Tuhan.
Batu itu sengaja ditaruh untuk menutup kubur Yesus, dengan tujuan semua skenario dan berita kebangkitan Yesus tidak akan mungkin terjadi. Batu itu ditaruh dengan tujuan untuk menghalangi kebangkitan yang terjadi. Tetapi tidak ada yang dapat menghalangi kebangkitan Yesus, demikian pula tidak ada yang dapat menghalangi kebangkitan kita.

Batu sudah terguling! Kubur sudah kosong! Yesus sudah bangkit! Tidak ada lagi yang dapat menghambat kita untuk bangkit dan merepresentasikan Tuhan, karena kita adalah representasi-Nya di bumi ini.

Baca juga: Penyaliban Daging.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*