Saya Menjadi Pribadi yang Sangat Kuat dan Tidak Lagi Mengalami Kesuaman Rohani

Awal kekristenan saya begitu antusias, tapi hal itu tidak bertahan lama. Semua aktifitas rohani akhirnya hanya menjadi rutinitas agamawi yang semakin memberatkan hidup saya, sampai satu titik saya benar-benar mengalami kematian secara rohani.

Saya mau bangkit tapi tidak tahu bagaimana caranya. Hati saya menangis, menjerit kepada Tuhan.

Pada 31 Januari 2010 saya diajak adik saya beribadah di Living Community Church (LCC) Cempaka Putih. Baru masuk gereja tersebut saya sudah bisa merasakan hadirat Tuhan yang luar biasa yang sudah lama tidak saya rasakan. Saat itu saya benar-benar dilawat Tuhan, apalagi pada saat Om Sonny menyampaikan Firman Tuhan, saya seperti dibukakan satu persatu setiap persoalan yang saya hadapi.

Selesai berkhotbah Om Sonny berkata bahwa Tuhan memanggil saya kembali dengan panggilan mula-mula. Saya seperti dibangkitkan dari tulang belulang yang sudah kering menjadi tentara yang perkasa.

Sejak hari itu sampai saat ini saya menjadi pribadi yang sangat kuat dan tidak lagi mengalami kesuaman rohani. Saya begitu bergairah menjalani kehidupan ini karena bapa rohani saya berkata bahwa saya bukanlah orang biasa tapi seorang pengubah kota yang akan mempengaruhi masa depan bangsa. Amin!
Suli

In my early Christianity, I was so enthusiastic, but it didn’t last long. All spiritual activities eventually just become an increasingly burdensome religious routine of my life, until one point I really experienced a spiritual death.

I want to rise up but I don’t know how. My heart is crying, screaming to God.

On January 31, 2010, I was invited by my brother to attend Living Community Church (LCC) Cempaka Putih. When I entered the church I already can feel the tremendous presence of God that I hadn’t felt for a long time. At that time, I was really touched by God. When Ps. Sonny Zakaria conveyed the Word of God, It’s like every problems I faced was opened one by one.

After preaching, Ps. Sonny said to me that God was calling me back to my first calling. I was like resurrected from the dry bones into a mighty army.

From that day until this moment, I become a very strong person and no longer experience spiritual burnout. I was so excited in living my life because my spiritual father said that I’m not an ordinary person but a city changer that will impact the future of the nation. Amen!
Suli

Baca pula: Saya adalah Orang Biasa Telah Menjadi Luar Biasa Karena Anugerah.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*