DOA MENDATANGKAN KERAJAAN

Daniel 9:1-3 Pada tahun pertama pemerintahan Darius, …, pada tahun pertama kerajaannya itu aku, Daniel, memperhatikan dalam kumpulan Kitab jumlah tahun yang menurut firman TUHAN kepada nabi Yeremia akan berlaku atas timbunan puing Yerusalem, yakni tujuh puluh tahun. Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.

Dalam Perjanjian Lama, ketika Yerusalem diruntuhkan, Bait Allah dibakar, negara Israel hancur, orang-orangnya dibuang ke Babel, saat seperti itu yang Allah lakukan adalah membangkitkan beberapa orang yang berdoa di Babel. Daniel dan teman-temannya adalah orang-orang yang pandai berdoa. Doa-doa mereka adalah doa yang mendatangkan Kerajaan.

Kerajaan Allah pernah datang ke bumi melalui Daud, tetapi setelah Salomo, kerajaan itu runtuh. Daniel berdoa agar Kerajaan Allah kembali didatangkan ke bumi. Melalui doa Daniel, Allah bisa kembali datang ke bumi untuk membangun Bait Allah, memulihkan Yerusalem, dan memiliki satu ruang lingkup pemerintahan. Itu semua dicatat dalam kitab Ezra dan Nehemia.

Jadi, begitu umat Allah menyerukan doa yang sejati, hasilnya pasti mendatangkan Kerajaan Allah. Sebaliknya, jika tidak ada doa yang sejati dari umat Allah, Kerajaan Allah tidak bisa datang. Bisa tidaknya Kerajaan Allah datang, bisa tidaknya Allah memerintah di bumi, mutlak tergantung pada apakah umat Allah berdoa untuk hal ini. Tujuan akhir dari doa adalah mendatangkan Kerajaan Allah di bumi.

Doa: O Tuhan Yesus, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di sorga. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*