HATI NURANI DAN DOA

I Yohanes 3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah.

Ayat di atas menunjukkan kepada kita bahwa hati nurani mutlak berhubungan dengan doa. Kita tidak dapat berdoa jika hati nurani kita tidak dibasuh oleh darah Yesus, karena ada sekatan antara kita dengan Allah. Jika hati nurani tidak murni, kita juga tidak dapat berdoa di hadapan Allah. Ketika ada tuduhan atau teguran dalam hati nurani, kita akan merasa seperti ada tirai dan selubung. Tirai membuat jarak dan pemisah antara kita dengan Allah, sedangkan selubung menutupi kita sehingga tidak dapat melihat Allah.

Orang yang hati nuraninya tidak baik, ada pelanggaran, tidak cukup murni, dan tidak dibasuh oleh darah Yesus, tidak dapat berdoa di hadapan Allah. Kita boleh saja berdoa dengan seadanya, tetapi kita akan merasa bahwa kita sedang berdoa di luar tirai dan belum masuk ke dalam ruang Mahakudus. Itulah sebabnya kita tidak dapat melihat terang wajah Allah dan tidak berada di hadirat-Nya. Doa kita tidak tuntas di hadapan Allah dan seperti ada tembok pemisah atau lapisan selubung yang menghalangi doa kita untuk mencapai Allah. Karena itu, untuk memiliki doa yang baik, tepat, dan mencapai hadirat Allah, kita perlu menanggulangi hati nurani sampai menjadi baik, lurus, tanpa tuduhan, murni, dan terbasuh.

Jika hati nurani telah ditanggulangi, maka hati nurani akan membuat kita berdoa dengan berani, penuh kekuatan, dan pasti. Hati nurani akan menunjang dan meneguhkan doa kita. Dalam doa yang seperti itu Allah akan mengurapkan maksud hati-Nya kepada kita. Alhasil, kehendak-Nya akan menjadi kehendak kita, perasaan-Nya akan menjadi perasaan kita, Dia berdoa di dalam kita dan kita berdoa dengan-Nya. Jika ingin berdoa, kita perlu memiliki hati nurani yang bisa membuat kita berdoa, bukan malah menghalangi kita berdoa.

Doa: O Tuhan Yesus, kamu mau melatih dan menanggulangi hati nurani kami sehingga menjadi baik, lurus, murni, tanpa cela, dan terbasuh oleh darah-Mu, sehingga hati nurani bisa membuat kami berdoa, bukan menghalangi kami berdoa. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*