HUBUNGAN DOA DAN PUASA

Keluaran 34:28 Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman.

Kita sudah tidak asing dengan hal doa dan puasa. Sayangnya, banyak orang Kristen salah memahami maknanya, menganggapnya sebagai hal yang biasa. Mari kita melihat apa yang dikatakan Alkitab tentang doa dan puasa. Pertama kali Alkitab menyinggung tentang doa, belum disinggung tentang puasa. Alkitab tidak mencatat bahwa Nuh atau Abraham berdoa puasa. Sampai pada zaman Musa, ketika ia berhadapan dengan TUHAN selama 40 hari 40 malam, Alkitab mencatat ia tidak makan roti dan tidak minum air, artinya Musa berdoa puasa selama itu. Selanjutnya setelah itu, Alkitab mulai sering menyinggung tentang berdoa puasa.

Perjanjian Baru dengan jelas menunjukkan bahwa puasa memiliki hubungan yang sangat besar dengan doa. Ketika Tuhan Yesus mulai melaksanakan pelayanan-Nya, Ia berpuasa selama 40 hari 40 malam (Mat. 4:2). Kemudian di dalam pengajaran-Nya, Ia juga menyinggung beberapa hal tentang berpuasa. Tuhan berkata, ketika Dia berada bersama murid-murid, mereka tidak perlu berpuasa, tapi ketika Dia meninggalkan mereka, mereka akan berpuasa (Mrk. 2:18-20); Dia juga berkata bahwa ada jenis setan yang tidak bisa diusir hanya bersandarkan doa, harus disertai dengan puasa (Mat. 17:21)

Kitab Kisah Para Rasul mencatat bahwa para rasul sering berdoa puasa. Puncaknya ada dalam catatan pasal 13 yang mencatat, di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar yang berdoa puasa. Lebih-lebih ketika harus mengutus Paulus dan Barnabas untuk pergi memberitakan Injil ke tanah kafir, mereka berdoa dan puasa. Semua catatan dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru menunjukkan bahwa puasa mempunyai hubungan yang erat dan penting dengan doa. Itu sebabnya kita tidak bisa meremehkan hal ini.

Doa: O Tuhan Yesus, tolong kami untuk memahami hubungan antara doa dan puasa secara tepat, agar kami bisa berdoa puasa saat diperlukan. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*