Keluaran 7:7 Adapun Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara kepada Firaun.
Banyak orang menyangka bahwa hasil suatu pekerjaan ditentukan oleh metode, tetapi sebenarnya faktor manusia lebih penting daripada metode. Metode itu mati, sedangkan manusia hidup. Memiliki metode saja tidaklah cukup, perlu memiliki manusianya. Hasil suatu pekerjaan sangatlah tergantung pada orang yang mengerjakannya. Dalam hal rohani, hampir dapat dikatakan bahwa orang adalah metodenya. Bila orangnya tidak benar, tak peduli betapa hebat metode yang dipakainya, itu tidak akan berguna. Perkara rohani adalah perkara hayat, dan hayat tidak tergantung pada metode. Hayat selalu mengekspresikan dirinya sesuai dengan hakiki dan sifatnya. Karena itu, dalam perkara rohani kita dapat mengatakan bahwa manusia adalah metodenya.
Dalam seluruh Alkitab, kita jarang melihat Allah mengajarkan metode kepada orang yang melayani, Allah justru menanggulangi orang yang melayani itu sendiri. Misalnya Musa, salah seorang hamba Allah yang terbesar dalam Perjanjian Lama. Baik pada saat ia dipanggil, maupun sebelum ia dipanggil, tidak ada catatan bahwa Allah memberitahu dia pelbagai metode pelayanan. Sebaliknya, Allah menggunakan waktu 80 tahun lamanya untuk menanggulangi diri Musa sendiri.
Bahkan meskipun kita telah membahas beberapa prinsip doa yang memberitahu kita apakah doa itu sebenarnya, jika manusia kita salah, walau kita telah berdoa menurut prinsip-prinsip doa itu, tetap tidak akan ada hasilnya. Karena itu, jika ingin belajar berdoa, kita harus tahu dengan pasti bagaimana manusia pendoa itu seharusnya. Sepanjang minggu ini kita akan membahas beberapa prinsip penting mengenai manusia pendoa.
Doa: O Tuhan Yesus, terangi kami bahwa dalam pekerjaan rohani, apa adanya kami lebih penting daripada metode yang kami pakai. Tanggulangilah hidup kami secara tuntas ya Tuhan, agar kami efektif dalam pekerjaan-Mu. Amin!