SEDIKIT SEKATAN AKAN MENGHENTIKAN ROH DOA

Yesaya 59:1-2 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Seorang pendoa adalah seorang yang hidup di dalam Allah dan memiliki persekutuan yang tidak terputus dengan-Nya. Itu sebabnya tidak boleh ada sekatan apa pun di antara kita dengan Allah. Sekatan yang tidak segera ditanggulangi akan memisahkan kita dari Allah dan memutuskan persekutuan kita dengan Allah. Ada banyak hal dalam hidup ini yang bisa membangun sekatan antara kita dengan Allah, khususnya masalah dosa. Hanya, karena seringkali orang Kristen memaknai dosa secara salah, saya perlu merincinya untuk memberikan gambaran yang lebih tepat. Adakalanya kita hanya mengasihi dunia sedikit saja, secara sembunyi-sembunyi bersatu dengannya. Itu sudah cukup untuk menimbulkan sekatan. Sekatan juga bisa timbul karena di dalam kita ada sedikit kesombongan, bangga diri, atau pamer diri. Atau mungkin ada pikiran yang tidak murni, tidak tulus, menginginkan sesuatu untuk diri sendiri, semua itu disebut faktor, atau boleh juga disebut racun, yang dapat menimbulkan sekatan dan membunuh roh doa di dalam kita.

Dalam Matius 5:23-24, Tuhan mengatakan, jika kita hendak mempersembahkan korban di atas mezbah, tapi kita ingat sesuatu yang ada dalam hati saudara kita terhadap kita; mungkin kita telah membuat dia marah atau kesal terhadap kita, maka sebaiknya kita meninggalkan korban di atas mezbah itu dan pergi berdamai dulu dengan saudara itu. Ini berarti tidak seharusnya kita bermasalah dengan siapa pun. Sekali kita bermasalah dengan orang, segera timbul sekatan yang memisahkan kita dengan Allah, sehingga kita tidak dapat menjadi orang yang tinggal di dalam Tuhan. Kadangkala sekatan dapat terjadi karena suatu dosa (belum tentu dosa yang dianggap besar) yang tidak mau kita tanggulangi, bisa juga suatu hobi atau ikatan yang tidak ingin kita putuskan. Semua itu akan menjadi sekatan antara kita dengan Tuhan.

Begitu ada sekatan, roh doa akan terhenti. Jika kita rela menanggulangi dosa-dosa dengan tuntas, memisahkan diri sepenuhnya dari dunia, menuntut kemurnian di hadapan Tuhan, membiarkan Roh Tuhan menyucikan kita, dan mengizinkan salib membunuh segala sesuatu yang dihakimi oleh Tuhan di dalam kita, maka roh doa di dalam kita segera hidup, kita memiliki selera doa, menikmati berdoa, dan mampu berdoa dengan kuat, karena kita adalah orang yang tinggal di dalam Tuhan dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.

Doa: O Tuhan Yesus, tanggulangilah segala hal yang tidak berkenan kepada-Mu dalam hati kami, agar tidak ada sekatan antara kami dengan Engkau, sehingga kami memiliki persekutuan yang tak terputus dengan-Mu ya Tuhan, dan roh doa terus berkobar di dalam kami. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*