TEKAD yang kuat dapat BERTAHAN DALAM DOA

Daniel 10:12-14 Lalu katanya kepadaku: “Janganlah takut, Daniel, sebab telah didengarkan perkataanmu sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, dan aku datang oleh karena perkataanmu itu. Pemimpin kerajaan orang Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan raja-raja orang Persia. Lalu aku datang untuk membuat engkau mengerti apa yang akan terjadi pada bangsamu pada hari-hari yang terakhir; sebab penglihatan ini juga mengenai hari-hari itu.”

Meskipun doa adalah hal yang lembut, tetapi untuk berdoa kita memerlukan tekad yang kuat dan teguh. Daniel berdoa untuk kepentingan bangsanya, dan Alkitab mencatat, sejak hari pertama ia berdoa, Allah sudah mendengar doanya dan Allah mengutus malaikat Gabriel untuk menjawab doanya. Namun, ia dicegat oleh pemimpin kerajaan orang Persia. Ini adalah penguasa jahat di udara yang menguasai kerajaan Persia. Malaikat itu mendapat perlawanan dari penguasa jahat di udara dan berperang selama 21 hari atau tiga minggu lamanya sebelum ia bisa mencapai Daniel di bumi. Saat jawaban doanya tertunda, Daniel tidak berhenti berdoa. Ia tetap bertahan di dalam doa selama tiga minggu. Ini memerlukan tekad yang kuat. Akhirnya Tuhan mengutus malaikat Mikhael untuk berhadapan dengan raja-raja orang Persia tersebut, sehingga bisa melepaskan Gabriel untuk membawa jawaban doa bagi Daniel, dan ia mendapatkan jawaban doanya.

Banyak orang, ketika mencari terang Tuhan, berhenti berdoa sebelum mendapatkan terang itu. Mereka tidak menggunakan tekadnya untuk terus berdoa sampai mendapatkan terang itu. Itu sebabnya orang-orang yang tekadnya lemah seperti ubur-ubur jarang mendapatkan terang dan wahyu ilahi dari Tuhan. Karena mereka selalu berhenti berdoa sebelum mendapatkannya. Kita harus melatih tekad kita untuk tidak berhenti berdoa sebelum mendapatkan Allah dan pembicaraan-Nya dalam hidup kita. Orang yang pandai berdoa, bisa berdoa, dan konsisten berdoa adalah orang-orang yang memiliki tekad yang kuat.

Doa: O Tuhan Yesus, kami mau melatih tekad kami untuk tidak berhenti berdoa sebelum mendapatkan Engkau dan terang-Mu. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*