Kejadian 2:16-17 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Dalam alam semesta ini ada tiga tokoh utama, yaitu Allah, Iblis, dan manusia. Iblis ingin menggulingkan kekuasaan Allah, dan Allah ingin membereskan Iblis yang memberontak. Namun, Allah tidak mau secara langsung menanggulangi Iblis, Dia ingin menanggulangi Iblis melalui manusia. Pada saat yang sama, jika Iblis hanya bersandar pada kekuatannya sendiri, ia tidak akan berdaya merusak kekuasaan Allah, jadi ia harus melakukannya melalui manusia. Allah ingin menanggulangi Iblis melalui manusia, Iblis ingin merusak kekuasaan Allah juga harus melalui manusia. Jadi semua persoalan antara Allah dengan Iblis tergantung pada manusia. Jika manusia berdiri di pihak Allah, Allah akan menang. Jika manusia berdiri di pihak Iblis, Iblis bisa melaksanakan aksinya.
Allah ingin mendapatkan manusia, Iblis juga ingin mendapatkan manusia. Allah ingin manusia bekerja sama dengan diri-Nya, Iblis pun demikian. Allah ingin masuk dan berbaur ke dalam manusia, Iblis pun ingin masuk dan bercampur ke dalam manusia. Apakah doa itu? Doa adalah di satu aspek manusia menyatakan kepada Allah bahwa ia menginginkan Allah dan berdiri di pihak Allah. Di aspek lain, doa adalah manusia menyatakan kepada Iblis bahwa ia dan Allah berdiri pada pihak yang sama dan menentang Iblis. Karena itu doa adalah mendatangkan Kerajaan Allah dan mengusir Iblis.
Doa: O Tuhan Yesus, kami menyatakan bahwa kami berdiri di pihak-Mu dan menentang Iblis. Kami mendatangkan kerajaan-Mu dan mengusir Iblis. Amin!