Integritas Dalam Keuangan

Sebelumnya kita telah telah belajar tentang integritas. Sebagai pengingat, definisi Integritas adalah sebuah ketetapan hati untuk selalu mengambil keputusan berdasarkan kebenaran yang telah diterima dari Tuhan, apa pun resikonya. Kita harus memiliki integritas dalam semua area hidup kita. Kali ini kita akan belajar tentang integritas dalam keuangan melalui Kejadian 14:17-15:1.

Integritas Dalam Keuangan
Integritas Dalam Keuangan

1. Integritas dalam membawa perpuluhan.

Perpuluhan adalah ungkapan rasa hormat.
Perpuluhan bukanlah hukum Taurat, karena Abram ada sebelum Taurat ada. Abram memberikan perpuluhan karena ia bertemu dengan orang yang mengalirkan anugerah Tuhan kepadanya dengan memberikan pewahyuan Firman yang di kemudian hari membuat ia memiliki kemampuan untuk menolak tawaran raja Sodom. Sebagai ungkapan rasa hormatnya ia membawa perpuluhan dari semua yang ia miliki kepada Melkisedek. Perpuluhan harus dibawa dengan rasa hormat.

Perpuluhan adalah sistem pertukaran Allah.
Abram menerima pewahyuan Firman dari Melkisedek, bahwa Tuhan pencipta langit dan bumi, Dialah yang memberkati Abram sehingga Abram menjadi kaya. Abram menerima harta rohani yang membuat dia mampu memperoleh harta materi, sehingga dia membawa sepersepuluh dari harta yang dia peroleh untuk diberikan kepada Melkisedek, orang yang telah memberikan harta rohani kepadanya.

Terjadilah pertukaran di sana. Melkisedek memberikan harta rohani kepada Abram, yang membuat dia mampu untuk memperoleh harta materi, dan Abram membawa harta materinya kepada Melkisedek yang membuat Melkisedek mampu untuk fokus memperoleh harta rohani. Itulah sistem pertukaran Allah. Itu sebabnya hukum tentang perpuluhan terus berlaku sampai saat ini (bnd.: Bil. 18:21; Mal. 3:10; Gal. 6:6). Dalam perpuluhan, harus ada pertukaran yang terjadi.

2. Integritas dalam menolak tawaran raja Sodom.
Selanjutnya dalam ayat 21 Abram bertemu dengan raja Sodom. Raja Sodom adalah gambaran dari penguasa dunia yang jahat. Raja Sodom memberikan tawaran untuk Abram melakukan pertukaran dengan dia (Ini meniru sistem pertukaran Allah), tetapi Abram menolaknya, dan perhatikan apa yang ia katakan dalam ayat 22-23, ia menjawab raja Sodom dengan pewahyuan yang telah ia terima dari Melkisedek, bahwa Allah pencipta langit dan bumi; Dialah yang memberkati Abram sehingga jadi kaya. Ia tidak mau di kemudian hari raja Sodom dapat berkata bahwa ialah yang membuat Abram menjadi kaya.

3. Integritas dalam memakai uang.
Kita harus memiliki integritas dalam memakai uang. Jangan pernah memakai uang yang bukan milik kita. Jangan memakai uang dengan boros, sehingga harta kita habis untuk hal-hal yang fana.

Agar integritas dalam keuangan dapat terbangun kita harus mengenal dan mempercayai Allah sebagai:
1. Pencipta langit dan bumi serta segala isinya. Dialah yang empunya segalanya.
2. Perisai yang melindungi kita dari segala musuh (Kej. 15:1).
3. Pemberi upah yang adil, yang akan menjadi kompensasi dari segala kerugian yang kita terima karena mempertahankan integritas (Kej. 15:1).

Baca pula: Integritas: Kunci Untuk Alami Lompatan.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*